Operasi Plastik Berbonus Liburan

Pesan Sponsor Kami

Bila Anda berkunjung ke Phuket, Thailand, Anda akan menyadari bahwa pulau ini tidak hanya menawarkan Pulau Phi Phi, pantai indah, atau bersantai di pinggir pantai hingga matahari tenggelam. Kini, Phuket merupakan salah satu destinasi layanan kesehatan bertaraf internasional.

Selama beberapa waktu terakhir, Phuket berusaha menjaring para turis yang ingin memperbaiki kekurangan bagian tubuh sambil menikmati liburan. Seperti kebanyakan rumah sakit di Bangkok, daya tarik terbesar dari bidang kedokteran Thailand adalah bedah plastik.

Menurut dr Kongkiat Kespechara, Direktur Bangkok Hospital Phuket, lima besar pelayanan medis yang dicari pasien yang berobat ke tempatnya adalah bedah plastik. Berbagai jenis bedah rekonstruksi, mulai dari pembesaran payudara, facelift, sedot lemak, menarik bagian-bagian kulit yang kendur, hingga implantasi rambut untuk pria botak, bisa dilakukan di sini.

Mayoritas pasien yang datang ke rumah sakit tersebut adalah warga negara asing dari negara-negara Eropa, Skandinavia, dan Australia. Karena itu, proses konsultasi sebelum operasi biasanya dilakukan lewat e-mail.

“Pasien bisa mengirimkan foto bagian tubuh yang ingin diperbaiki dan dokter akan memberikan masukan dan saran. Bila ingin berkonsultasi langsung, pasien juga bisa bertatap muka dengan dokter lewat webcam,” papar Kespechara.

Setelah proses konsultasi tersebut, pasien tinggal datang ke Phuket dan melakukan tindakan operasi, lalu tinggal dalam atmosfer liburan selama dua minggu untuk masa pemulihan. Akomodasi akan disesuaikan dengan selera pasien, ingin di hotel, resor, atau vila, tergantung isi kocek pasien.

Selain bedah plastik, layanan lain yang popular di rumah sakit tersebut adalah dental service. “Layanan implan gigi yang kami miliki sangat popular bagi para turis dari Inggris dan Swedia karena biaya yang lebih murah daripada negara mereka,” kata Kespechara. Selain implan gigi, pasien juga bisa memutihkan gigi dengan teknologi terkini.

Selain layanan medis berkelas dunia, menurut Kespechara, kelebihan lain yang ditawarkan oleh rumah sakit di Phuket adalah pelayanan pascaoperasi bagi pasien bedah kosmetik. “Pascaoperasi, bila mau mereka boleh tinggal dan bersantai di hotel yang kami rekomendasikan agar tidak bosan di rumah sakit,” katanya.

Selama masa pemulihan yang berlangsung dua minggu, para pasien akan dipantau kesehatannya oleh tenaga perawat yang berkunjung ke hotel. “Selama masa pemulihan, maksimal tujuh hari pascaoperasi pasien dilarang untuk berenang untuk menghindari infeksi,” ujarnya.

Bila pasien dari negara maju menyukai layanan bedah plastik, menurut Kespechara, pasien dari negara-negara Asia pada umumnya datang ke sini untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Selain tekonologi yang tak kalah unggul daripada negara lain, kebanyakan pasien tersebut ingin mencicipi suasana liburan di sekitar Phuket.

Biaya yang harus dikeluarkan pasien untuk keseluruhan paket memang tidak murah. Untuk implan payudara, pasien harus menyiapkan dana mulai dari 115.000 baht (sekitar Rp 34.500.000) atau 15.000 baht (Rp 45.000.000) untuk operasi pemancungan hidung.

Meski demikian, mengingat reputasi para dokter bedah plastik di Negeri Gajah Putih ini, rasanya biaya yang dikeluarkan sebanding dengan hasil yang di dapat. “Pulang dari berlibur di Phuket, Anda tak hanya akan mendapatkan kulit kecokelatan, tapi juga penampilan baru yang lebih menawan,” seperti tertulis dalam brosur rumah sakit.

Popularity: 8% [?]

Post to Twitter Post to Plurk Post to Yahoo Buzz Post to MySpace Post to Ping.fm Post to StumbleUpon

Related posts:

  1. Surga Operasi Plastik Dunia diminati oleh Thailand!
  2. Limbah Plastik Kini Mudah Dihancurkan
  3. Kelamaan Liburan Bikin Kemampuan Otak Menurun
  4. Ketika Payudara Besar Membawa Rasa Sakit

About the Author

Marion Renaldo Rotinsulu, born in Pasuruan on March 9, 1987. Raised in a city that was far away in Sulawesi, Gorontalo named there. In August 2009 has completed the study as a bachelor student (S1) majoring in Electrical Engineering, University of Al-Azhar Indonesia and is the best graduates in these majors. Currently works as a programmer at one multinational company called Streetdirectory, Pte Ltd since August 18, 2009.